ROCKABYE


Kuyy baca lagi update cerbung aku tentang Rockabye
Udah mau selesai lohhh

Mungkin sekitar 3 atau 4 chapter lagi, jadi nanti ada 10 chapter untuk Rockabye yaa, semoga bisaa, soalnya admin sibuk banget akhir-akhir iniii


Chapter 6 : Ulang tahunku (2)

-“Aku, gak mau kado apapun, aku cuma pingin ketemu papah, momma! Semua anak membicarakanku. Mereka bertanya, dimana papahmu? Aku sudah bilang papahku bekerja di luar negeri, tapi mereka tetap tidak percaya. Sebenarnya, papah dimana sih momm? Apa papah gak kangen kita? Aku kangen papah, momma!”

          Dan kulihat air mata momma jatuh menetes. Itu ucapan yang aku tahan selama hampir 6 tahun hidupku. Aku hanya ingin berkata jujur. Aku ingin bertemu papah. Seperti anak yang lain, yang bisa bermain bola atau basket di sore hari bersama ayahnya. Yap, aku ingin bertemu papah.-



Momma memelukku secara tiba-tiba. Tangisnya pecah. Aku berusaha untuk menenangkannya. Bingung, tentunya. Apa salahku? Apa aku nakal? Aku kan hanya ingin bertemu papah, pikirku dalam hati.

          “Nanti, suatu saat momma akan cerita semuanya, momma janji”
          “Okey momma”, aku pun senyum bahagia ala senyum peps*dent.
“Yaudah, ayo dimakan pancakenya, ini juga sup jagung nya!, momma sengaja buat banyak biar kamu makan yang benyak”
“habis ini buka kado, momma?”
“katanya tadi gak minta kado?!”
“yahhh, okey gapapa, kan kado terindah pagi ini, adalah momma, pancake, dan sup jagung”

Dan kami pun tertawa, lalu menikmati sarapan dengan penuh semangat.

#continuous

ROCKABYE


Hay reader Journal, aku upload lagi nih, maaf dari kemaren belum dapet feel buat nerusin cerita ini.

Stay tune ya di blog ini, kalo kalian penasaran tentang USM PKN STAN 2017 kalian bisa liat blog aku. Yap, buat referensi kalian yang mau masuk PKN STAN.


Chapter 5 : Ulang tahunku

-Dan kudengar momma menyenandungkan lagu itu.-
So, Rockabye baby, Rockabye
I'm gonna rock you
Rockabye baby, don't you cry
Somebody's got you
So, Rockabye baby, Rockabye
I'm gonna rock you
Rockabye baby, don't you cry
Rockabye


         
*6 TAHUN KEMUDIAN*

          Ya, 6 tahun umurku sekarang, tepat hari ini pula aku berulang tahun. Harapan untuk sekolah sudah di depan mata. Hari ini momma memasak sup jagung kesukaanku. Tak lupa kue ultah dan lilin yang menancap di atasnya. Walaupun hanya 5 buah pancake madu yang ditumpuk yang dihias dengan berry kering, tapi aku suka. Menyenangkan rasanya bisa melihat momma dengan semangat, mungkin sedikit terburu, mempersiapkan masakan serta pancake untuk ulang tahunku. Yap, aku bangun lebih awal dari momma pagi ini, tapi aku pura-pura terlelap dan mengintip momma yang memasak di dapur.

          Untuk dekor, seperti biasa, momma menggunakan lilin sisa natal dan lampu-lampu tumblr yang kita punya. Yap walaupun sederhana, tapi aku merasa hari ini cukup meriah dan semarak.

          “Kevin,tiup lilinnya dan ucapkan harapan!”, momma berkata.
          “Hmm”, aku pun menutup mata untuk berdoa lalu meniup lilin itu.
          “Yeee, kalau boleh tau, kevin meminta apa sama Tuhan?”
          “Aku, gak mau kado apapun, aku cuma pingin ketemu papah, momma! Semua anak membicarakanku. Mereka bertanya, dimana papahmu? Aku sudah bilang papahku bekerja di luar negeri, tapi mereka tetap tidak percaya. Sebenarnya, papah dimana sih momm? Apa papah gak kangen kita? Aku kangen papah, momma!”

          Dan kulihat air mata momma jatuh menetes. Itu ucapan yang aku tahan selama hampir 6 tahun hidupku. Aku hanya ingin berkata jujur. Aku ingin bertemu papah. Seperti anak yang lain, yang bisa bermain bola atau basket di sore hari bersama ayahnya. Yap, aku ingin bertemu papah.

#continous